Kepala MAN 2 Bantul: Santri Bukan Hanya Mereka yang Belajar di Pesantren

Popular

IMG-20171023-WA0004

Bantul, (MAN 2 Bantul) – “Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren”, demikian disampaikan Abdul Ghofur, S.Ag., M.Pd., Kepala MAN 2 Bantul. Pesan tadi disampaikan ketika memberikan amanat apel pagi pada hari Senin (23/10).

Lebih lanjut, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa hakikat seorang santri lebih luas dari itu. “Seorang santri adalah mereka yang Islam dan mengamalkan ajaran-ajarannya dengan sungguh-sungguh”, lanjutnya pada apel pagi di halaman madrasah tersebut.

Pemandangan menarik terlihat. Tidak seperti biasanya, para peserta apel terlihat mengenakan pakaian yang berbeda dari biasanya. Peserta apel, khususnya putra, mengenakan pakaian khas santri. Mereka mempergunakan sarung, baju berwarna putih, dan berpeci hitam.

Apel pagi hari Senin (22/10) tersebut memang diselenggarakan untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo sejak 2015 lalu. Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai peringatan resolusi jihad (seruan untuk jihad membela kemerdekaan bangsa) yang dikumandangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari. Waktu itu, Indonesia yang sudah merdeka ingin kembali dijajah oleh Belanda dengan membonceng pasukan sekutu. Nantinya, resolusi jihad ini akan menyebabkan pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November yang kemudian diperingati sebagai hari pahlawan. (diin/wh)

 

baner