H Thoyib Hidayat: Jangan Sampai Menjadi Orang Miskin

Bantul (MAN 2 Bantul) – “Orang harus pandai memanfaatkan kesempatan dalam hidup”, demikian disam...

Pemilos MAN 2 Bantul menjadi Latihan bagi Pemilih Pemula

Bantul (MAN 2 Bantul) – Pemilihan ketua OSIS (Pemilos) sebagai salah satu hajatan demokrasi pesert...

Kembangkan Potensi Diri, Cegah Nikah Dini

MAN 2 BANTUL – Antisipasi semakin meningkatnya angka pernikahan dini di Kabupaten Bantul, madras...

Hadapi Kelulusan, MAN 2 Bantul Jalin Kerjasama dengan Orangtua Siswa

Bantul (MAN 2 Bantul) – Peserta didik kelas XII MAN 2 Bantul akan segera menempuh ujian kelulusan....

BLK Lakukan Uji Keterampilan Peserta Didik MAN 2 Bantul

  Bantul (MAN 2 Bantul) – Selain mengujikan mata pelajaran untuk bekal Ujian Nasional Berbasis Ko...

Kepala MAN 2 Bantul: Santri Bukan Hanya Mereka yang Belajar di Pesantren

Bantul, (MAN 2 Bantul) – “Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren”, demikian disampaik...

Pembagian Hasil Belajar Peserta Didik MAN 2 Bantul

Bantul (MAN 2 Bantul) – Pemandangan sedikit berbeda terjadi di MAN 2 Bantul. Pada hari ini, Sabtu ...

Kunjungan Studi MAN 2 Bantul di IAIN Salatiga

Bantul (MAN 2 Bantul) – Peserta didik MAN diharapkan nantinya bisa melanjutkan pendidikan ke jenja...

AMT MAN 2 Bantul Membekali Peserta Didik Menyongsong Masa Depan

  Bantul (MAN 2 Bantul) – Ujian Nasional (UN), Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), d...

MAN 2 Bantul Selenggarakan Pengajian untuk Jalin Silaturahmi

Bantul (MAN 2 Bantul) – Pendidikan seorang anak memerlukan kerjasama semua pihak. Madrasah sebagai...

  • H Thoyib Hidayat: Jangan Sampai Menjadi Orang Miskin

  • Pemilos MAN 2 Bantul menjadi Latihan bagi Pemilih Pemula

  • Kembangkan Potensi Diri, Cegah Nikah Dini

  • Hadapi Kelulusan, MAN 2 Bantul Jalin Kerjasama dengan Orangtua Siswa

  • BLK Lakukan Uji Keterampilan Peserta Didik MAN 2 Bantul

  • Kepala MAN 2 Bantul: Santri Bukan Hanya Mereka yang Belajar di Pesantren

  • Pembagian Hasil Belajar Peserta Didik MAN 2 Bantul

  • Kunjungan Studi MAN 2 Bantul di IAIN Salatiga

  • AMT MAN 2 Bantul Membekali Peserta Didik Menyongsong Masa Depan

  • MAN 2 Bantul Selenggarakan Pengajian untuk Jalin Silaturahmi

NextPrevious


Hadapi Kelulusan, MAN 2 Bantul Jalin Kerjasama dengan Orangtua Siswa

IMG 20180204 081307 web

Bantul (MAN 2 Bantul) – Peserta didik kelas XII MAN 2 Bantul akan segera menempuh ujian kelulusan. “Terdapat 5 macam ujian yang akan ditempuh peserta didik sebelum kelulusan”, ungkap Abdul Ghafur, S.Ag.,M.Pd , Kepala MAN 2 Bantul dalam pertemuan pada Ahad (4/2). Oleh karena itu, diharapkan dipersiapkan betul. Fisik dan mental , ikhtiar dan doa.

Bertempat di Masjid At Ta’awun MAN 2 Bantul, pertemuan dihadiri oleh peserta didik beserta orangtua/wali masing-masing. Dalam pertemuan tersebut disampaikan juga informasi tentang seleksi masuk perguruan tinggi. Diharapkan peserta didik yang ingin melanjutkan studi biar mempersiapkan diri sedini mungkin. Tak lupa disampaikan bahwa para peserta didik MAN 2 Bantul telah dibekali berbagai keterampilan. Keterampilan ini diharapkan bisa menjadi bekal untuk bekerja atau membuka lapangan kerja.

Berkenan hadir, Bapak Budi Santosa, S.Psi. untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi. Disampaikan cara untuk meraih kesuksesan. Tidak hanya dalam menghadapi kelulusan tetapi juga dalam mempersiapkan masa depan. Ditekankan betul kepada peserta didik untuk merencanakan secara matang masa depan. Peserta didik diharapkan bisa fokus dan disiplin dalam meraih cita-cita. “Jika kita fokus pada keinginan-keinginan kecil, cita-cita besar tidak akan bisa masuk. Sebaliknya, jika kita fokus pada hal-hal besar, keinginan-keinginan bisa mengikuti”, ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, MAN 2 Bantul juga mengharapkan kerjasama dari orangtua/wali peserta didik dalam mempersiapkan bekal bagi masa depan mereka. “Wong tuwa ndonga, guru mulang, anak e sinau tenanan”, ungkap Drs. Mubtadiin, M.Pd., waka humas MAN 2 Bantul dalam bahasa Jawa. Berisi pembagian tugas dalam mempersiapkan masa depan peserta didik. “Orangtua  berdoa, guru/pendidik mengajar, peserta didik/siswa belajar dengan sungguh-sungguh”. (wh)

 

baner