Headline


Akhirnya Lulus 100%

Perjuangan ini diawali dari tanggal 18 April hingga 21 April 2011. Peristiwa bersejarah bagi para siswa, karena pada tanggal tersebut siswa mengikuti kegiatan yang merupakan babak penentuan keberhasilan mereka selama belajar di bangku madrasah, yaitu Ujian Nasional. Memang sebelumnya telah diselenggarakan ujian madrasah yang nota bene naskah soalnya dibuat guru-guru sendiri, sehingga tidak begitu membebani. Setelah menunggu selama 25 hari, mereka akhirnya menemukan jawaban yang pasti yaitu pengumuman kelulusan.

Sehari sebelumya dewan guru dan karyawan telah melangsungkan rapat kelulusan di aula madrasah. Jadi sehari sebelumnya para guru/karyawan sudah tahu tingkat keberhasilan para siswa. Namun, karena merupakan rahasia, maka tidak boleh disampaikan kepada para siswa. Ya, karena sudah tahu bahwa para siswa lulus semua, maka pemberitahuan kelulusan diberikan secara langsung di madrasah, hal ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, yaitu kegiatan euforia berupa pawai kendaraan bermotor dan corat-coret baju.

Pada hari Minggu malam (15 Mei 2011) via sms disampaikan pemberitahuan kepada para siswa untuk hadir di madrasah pada hari Senin tanggal 16 Mei 2011 jam 11.00 untuk menerima surat pemberitahuan kelulusan.

Pada hari Senin, 16 Mei 2011 sekitar jam 11.30 siswa diminta berwudhu, kemudian menunaikan sholat dhuhur berjamaah. Dilanjutkan doa dan sujud syukur, meskipun surat pemberitahuan belum diberikan. Mengawali penyampaian surat pemberitahuan, kepala madrasah memberikan siraman rohani. Pada saat itu suasana tegang mulai terjadi. Ada siswa yang mulai menangis, ada yang menutup muka, yang cuek pun juga ada. Pada saat wali kelas membagikan amplop pemberitahuan, emosi siswa pun tidak terbendung. Ingin rasanya mereka cepat-cepat membuka amplop itu, tapi belum diperbolehkan. Setelah hampir semua siswa menerima amplop, barulah mereka diperbolehkan membukanya. Suasana hiruk pikuk pun terjadi, campur aduk antar bahagia, senang, dan puas. Saking bahagianya mereka berlinangan air mata.

Berdasarkan pengamatan terhadap DKHUN (Daftar kolektif hasil ujian nasional), penulis menemukan beberapa hal yang diluar dugaan. Mata pelajaran fisika yang tadinya dikhawatirkan mengganjal siswa jurusan IPA untuk lulus justru dapat mencapai nilai tertinggi, yaitu 9,50.

Untuk selengkapnya capaian nilai tertinggi adalah sebagai berikut.

Jurusan IPA

Mata Pelajaran

Nilai Tertinggi

Nama Siswa

B. Indonesia

9,00

Margiyanto

B. Inggris

8,60

Eka Budiasih

Matematika

8,00

Fitriani dan Ahmad Nur Syahid

Fisika

9,50

Dwi Prasetiowati dan Afi Fatuss S

Kimia

9,25

Ervan Trilaksono

Biologi

8,00

Dinia Hidayati

Jumlah Nilai UN

45,20

Fitriani

Jurusan IPS

Mata Pelajaran

Nilai Tertinggi

Nama Siswa

B. Indonesia

8,60

Tri Wahyuni

B. Inggris

8,40

Wahyu Nurwati

Matematika

8,00

Wahyu Nurwati

Ekonomi

7,50

Wahyu Nurwati

Sosiologi

8,40

Dani Rianto

Geografi

7,80

Wahyu Nurwati

Jumlah Nilai UN

47,30

Wahyu Nurwati

Inilah hasil akhir para siswa MAN Sabdodadi selama belajar 3 tahun yang cukup menggembirakan, karena dapat lulus 100%. Semoga berkelanjutan di masa mendatang. Amiin.

 

baner