Pelepasan Siswa-siswi kelas XII MAN Sabdodadi

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

Pada hari Kamis, 19 Mei 2011 diselenggarakan acara rutin tahunan, yaitu pelepasan Siswa-siswi Kelas XII MAN Sabdodadi Bantul Tahun Ajaran 2010-2011. Seperti biasanya acara ini dilaksanakan cukup sederhana di halaman sekolah. Waktu pelaksanaan pun cukup singkat. Diawali pukul 08.40 dan berakhir pada pukul 11.10.

Tidak banyak perbedaan dengan kegiatan serupa tahun sebelumnya. Namun, pada kegiatan kali ini siswa-siswi yang hadir lebih ceria dan bahagia, karena mereka telah mengetahui hasil perjuangan mereka selama ini. Telah kita ketahui bahwa tiga hari sebelumnya, yaitu tepatnya hari Senin, 16 Mei 2011 telah diumumkan hasil Kelulusan ujian nasional SMA/MA/SMK secara serentak se-Indonesia. Kegiatan ini termasuk sukses karena 95% persen siswa dapat menghadiri, walaupun ada beberapa yang tidak didampingi orangtua/wali. Hal ini dapat dimaklumi karena terselenggaranya kegiatan ini bertepatan dengan hari kerja efektif. Seluruh tamu undangan juga sempat hadir meskipun ada beberapa yang diwakilkan.

Mata acara selingan yang menjadi perhatian hadirin adalah fashion show (peragaan busana). Pada sesi ini para peragawati amatir memperagakan busana hasil karya mereka sendiri. Dari mendesain, memotong, menjahit, hingga memperagakannya. Luar biasa! Inilah hasil karya siswa MAN Sabdodadi yang tegabung dalam kegiatan Keterampilan Tata Busana yang sudah mendapat sertifikasi dari Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bantul.


Setelah dua pertiga acara, diumumkan siswa-siswa berprestasi. Urutan peringkat jumlah nilai dari 1 sampai 5 untuk Jurusan IPA adalah Riza Agustini, Fitriani, Ahmad Nur Syahid, Noviyanti Ayuning Tyas, dan Refadita Dea Prastika. Urutan peringkat jumlah nilai dari 1 sampai 5 untuk Jurusan IPS adalah Wahyu Nurwati, Nurul Hidayah, Wulansari, Nurul Hanifah, dan Tri Wahyuni. Selanjutnya juga diumumkan siswa-siswa yang berhasil menembus SNMPTN Jalur Undangan. Selengkapnya adalah sebagai berikut: Ikhsanudin Sholeh (Fak Kehutanan, UGM) masuk program Bidik Misi, Astuti Yuliningsih (Bhs Jawa, UNY), Sidik Setiawan (Hukum Islam, UIN), Nurul Hidayah (PAI, UIN). Dibanding sekolah favorit, hal ini tidak seberapa. Namun perlu diingat bahwa income siswa MAN Sabdodadi berasal dari siswa yang kemampuan akademik dan kemampuan ekonomi berasal dari strata menengah ke bawah. Jadi dapatlah dikatakan bahwa proses pendidikan di MAN Sabdodadi berhasil menjadikan siswa berprestasi.


Ada seorang bapak yang tampak sangat bahagia di kesempatan itu, yaitu Bapak Purwono, B.Sc. Betapa tidak? Karena putranya yang bernama Sidik Setiawan berhasil menembus SNMPTN Jalur Undangan di Jurusan Hukum Islam Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Selain itu Sidik didaulat mewakili teman-temannya untuk berpamitan. Sedangkan Bapak Purwono, B.Sc, mewakili orangtua siswa menerima pengembalian siswa kelas XII. Sementara itu Diah Istiatun, adik Sidik mendapat tugas dari OSIS untuk menjadi pembawa acara (MC). Bisa diambil kesimpulan bahwa sekolah di madrasah pun kita bisa berprestasi. Madrasah Bisa! Siswa Bisa!

 

baner