Perbedaan Hacker dan Cracker

Popular
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

Dalam dunia komputer dan internet, kita pasti sering mendengar istilah-istilah: Hack, Hacker, Crack & Cracker. Keempat istilah tersebut sebenarnya 'Serupa tapi Tak Sama'. Kok bisa demikian? Sebab secara sepintas mempunyai pengertian yang sama padahal terdapat pebedaan yang cukup mendasar.

Berikut penjelasan dari istilah-istilah tersebut diatas:

Hack : Tindakan untuk menjebol komputer orang lain namun tidak merugikan pihak korban, malah dengan tujuan baik. Contoh: Si A menerobos sistem komputer si B dengan tujuan ingin memberitahukan bahwa komputer si B sedang terkena virus, atau ingin membetulkan program yang error pada komputer si B.
Hacker : Orang yang melakukan tindakan hack
Crack : Kebalikan dari Hack, yakni tindakan untuk menjebol komputer orang lain dengan tujuan yang jahat. Contoh dari crack ini banyak sekali seperti: virus, worm, spyware, adware, keylogger dan sebagainya.
Cracker : Orang yang melakukan tindakan crack

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa perbedaan utama antara Hacker dan Cracker adalah 'tujuan' nya. Hacker dan Cracker memang sama-sama menjebol sistem komputer orang lain tapi tujuan dari kedua pelaku ini 'sangat berbeda'. Dalam kenyataan sehari-hari, justru istilah Hacker lah yang sering digunakan oleh masyarakat.

Jika komputer kita diserang orang lain (terinfeksi virus misalnya), maka yang kita dengar adalah: "Komputer kita di hack, siapa nih hacker nya?". Ungkapan tadi sebenarnya kurang tepat karena memang komputer kita 'dirusak', dalam artian ada yang memasukkan program crack.

Jika kita perhatikan dalam software bajakan, sering kita melihat ada program / folder crack, jika kita menginstal program crack tersebut maka software kita dapat dipakai tanpa memerlukan registrasi. Ungkapan ini sangat tepat karena program crack tadi bertujuan untuk menjebol password / registrasi dari software bersangkutan.Hati-hati dalam penggunaan dari Crak dari program bersangkutan, karena kadang-kadang si pembuat crak menanamkan virus, Spyware, Trojan jadi hati-hati

Seperti kejadian kemarin bahwasanya web MAN Sabdodadi di Crakcer, kenapa kok tidak Web MAN Sabdodadi di Hacker, karena tujuannya. Bahwa si perusak menghapus file Index.php dan di modifikasi tanpa ada pemberitahuan kenapa bisa di bobol/di modifikasi, security mana yang masih lemah, sehingga yang paling cocok istilahnya adalah Web MAN Sabdodadi di Cracker. jika si pembobol memberitahukan bagian securiti mana yang masih lemah itu lain ceritanya, kalau seperti itu jadi MAN Sabdodadi di Hacker karena si pembobol menguji keamanan web dan memberitahukan ke ADMIN web bahwa security di bagian tertentu masih lemah.

Dengan mengetahui perbedaan antara Hacker & Cracker maka kita dapat meminimalisir kesalahan dalam mempelajari ilmu komputer, baik ungkapan ataupun dalam pengoperasiannya, dan juga tidak 'salah kaprah' sebagaimana yang sering terjadi pada masayarakat umumnya.

Semoga bermanfaat

LAST_UPDATED2

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter