"Odol" darimanakah nama tersebut berasal?

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

13130433301535711498

Pernahkan terbersit dalam pikiran Anda mengapa pasta gigi yang kita pakai setiap hari dinamakan odol? Inilah jawabannya. Dia berasal dari merk pasta gigi bernama Odol yang amat tersohor di zaman dahulu, termasuk di tanah air kita yang kala itu masih di bawah penjajahan Belanda.

Pasta gigi dengan wadah berwarna biru muda mampu menggeser pemakaian tumbukan batu-bata dan bubuk buah pinang (areca nut) yang kala itu masih banyak digunakan penduduk kita untuk menggosok gigi. Namun seperti layaknya dengan istilah-istilah bahasa Belanda lainnya, masyarakat kesulitan untuk mengucapkan kata tandpasta (tand = gigi) ini. Alhasil, diambillah jalan termudah dengan menyebut nama merknya, yaitu odol.

Pada gambar terlihat dua contoh iklan zaman baheula pasta gigi Odol ini. Iklan yang di sebelah kiri bertuliskan Mooie Tanden yang bermakna gigi geligi yang indah, sedangkan iklan kuno di sebelah kanan bertuliskan zahnpasta yang merupakan kata bahasa Jerman dengan makna yang sama. Ya, nampaknya Odol ini diproduksi di Jerman, tetapi berbeda dengan di Indonesia yang sudah lama tidak beredar lagi, di negara asalnya hingga saat ini pasta gigi Odol ini masih tetap eksis. Bahkan pasta gigi Odol ini juga dipasarkan di kawasan negara-negara Eropa seperti Ceko, Hungaria, Belanda dan sebagainya. Pasta gigi Odol sudah berpuluh tahun yang lalu hilang dari peredaran di negeri kita, namun dia meninggalkan warisan kata yang masih digunakan hingga saat ini yaitu odol.

1313043474613191835

kolonye dan wibert

Kata lain yang juga diserap dari merk minyak wangi atau parfum adalah kolonye. Merk dari minyak wangi tersebut adalah 4711 eau de cologne. Sama halnya dengan kata tandpasta yang cukup sulit dilafalkan oleh lidah orang Indonesia, eau de cologne(yang bermakna air dari Cologne) juga menjadi kendala untuk diucapkan dengan benar sesuai dengan lafal Perancis. Akhirnya diambillah jalan tengah dengan mengucapkannya sebagai kolonye. Dewasa ini produk minyak wangi 4711 ini tidaklah semasyur tempo dulu karena telah bermunculan produk-produk parfum saingannya, namun kata kolonye masih tetap bertahan dalam kosakata bahasa kita. Sekedar untuk pengetahuan kita nama 4711 ini diambil dari nomor rumah tempat kolonye ini pertama kali disuling.

Bilamana Anda datang dari generasi yang lahir di bawah tahun 60an, maka ada satu produk luar negeri yang cukup tenar pada masa itu yaitu Wybert (lihat pada gambar).Wybert adalah sejenis pastiles (obat isap) berbentuk jajaran genjang yang biasa dikulum untuk mereka yang sedang menderita batuk. Lambang gambar silhoutte orang yang membuka mulut di depan pastiles ini bisa ditemui di mana-mana. Sedemikian terkenalnya pastiles untuk mengobati tenggorokan yang gatal ini, kala itu kata wibertsudah identik dengan obat batuk hisap ini. Pada masa sekarang ini, mungkin generasi muda tidak begitu familiar dengan kata wibert ini, tetapi dengan melihat gambar iklan yang khas ini, saya bernostalgia kembali dengan kata yang pernah berjaya ini : wibert.

13130435281586036089

gilette alias silet

Dan seterusnya kita memusatkan perhatian pada kata yang tidak asing lagi yaitu silet. Ini adalah kosakata yang diserap dari merk pisau super tipis Gilette. Karena pelafalan kata ini memang berbunyi silet, maka dalam waktu singkat dia menjadi tenar dan diterima dalam kosakata bahasa kita. Bukan saja sebagai kata benda, tetapi juga sebagai kata kerja yaitu menyilet. Disebut apakah benda kecil ini dalam bahasa Inggris? Dia dinamakan razor dan ada metafora razor-edge yang bermakna dalam situasi yang kritis. Nama merk yang juga diserap menjadi kosakata kita adalah vespa. Disamping kita biasanya mengatakan naik sekuter cukup sering kita mengatakan dengan naik vespa.

Adakah kata-kata semacam ini di khazanah bahasa Inggris? Tentu saja ada, misalnya istilah kleenex (merk tisu), xerox (misalnya pada kalimat would you please xerox this document), band-aid (dari nama merk plester). Bahasa memang tidak pernah berhenti berkembang seturut dengan perjalanan peradaban manusia yang menggunakannya.

Sarimi Soto Koya Gurih.jpg

Ada lagi sebutan "sarimi" sebutan untuk mie instan apapun merk mie instan kita dulu beli dengan menyebut nama sarimi, sarimi ini sebenarnya merk dagang bernama sarimi dan sampai sekarang merk tersebut masih eksis di Indonesia. Sarimi adalah merek mi instan terpopuler keempat di Indonesia, diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, diluncurkan pada tahun1982, enam tahun setelah Supermi dan dua belas tahun setelah Indomie

http://sosbud.kompasiana.comhttp://id.wikipedia.org

LAST_UPDATED2

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter